|
 |
| |
| Wednesday, 08 February 2012 |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
Ada 94 Tamu Online |
|
AWI Members |
 | 1720 terdaftar |
 | 1 hari ini |  | 3 minggu ini |  | 140 bulan ini |  | Terbaru: kocek | |
|
AWI WebStat |
Anggota: 1722
Berita: 710
WebLinks: 7
|
|
|
|
|
UNPAD AKAN PECAHKAN REKOR ANGKLUNG (Pikiran Rakyat, 19 Agustus 2007) |
|
|
|
Kontributor: Ifah Hanifah AWI
|
|
Sunday, 19 August 2007 |
|
BANDUNG, (PR).- Dalam rangka dies natalis Universitas Padjadjarana ke-50 tahun, 10.000 mahasiswa Unpad akan mencatat rekor Muri dengan bermain angklung. Bersama Saung Angklung Udjo, 10.000 mahasiswa termasuk mahasiswa baru akan menggelar pemecahan rekor Muri ini 27 Agustus mendatang.
"Tempatnya belum kami tentukan, tapi kemungkinan besar di sekitar Unpad, Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Teuku Umar, atau di Lapangan Gasibu," kata Direktur Saung Angklung Udjo, Taufik Udjo, beberapa waktu lalu. Menurut dia, dalam pergelaran ini para mahasiswa tidak perlu belajar lama untuk bisa memainkan angklung. Sebab, permainan angklung bisa dipelajari dalam waktu 10 menit saja. "Nantinya, kami akan memainkan beberapa lagu secara interaktif, waktunya 45 menit. Tidak harus belajar lama, hanya perlu waktu 10 menit saja," ujarnya. Sekretaris Jenderal Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar, menyambut baik acara yang digelar dalam rangka ulang tahun Unpad ini. Terlebih Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, sedang mendaftarkan angklung sebagai salah satu mahakarya Indonesia ke lembaga dunia untuk bidang pendidikan dan kebudayaan (Unesco). "Sekarang ini baru wayang dan keris yang sudah diakui. Angklung dan batik juga kita daftarkan," ujar Sapta. Pendaftaran angklung ke Unesco sendiri sudah dilakukan dalam dua tahun terakhir. Saat ini, kata dia, lembaga tersebut sedang mempelajari angklung, apakah memenuhi syarat atau tidak. Sementara itu, Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia mengatakan, untuk mendukung kelestarian angklung sebagai salah satu budaya Jawa Barat dirinya mengharapkan akan ada satu festival angklung. Ganjar pun berharap musik angklung bisa menjadi trensetter di kalangan muda dengan cara memadupadankan angklung dengan berbagai aliran musik yang didukung oleh seniman dan penyanyi terkenal. “Oleh karenanya, kita juga mengadakan lomba penulisan tentang angklung bagi teman-teman media baik cetak dan elektronik agar angklung bisa terangkat,” katanya. Selain pergelaran angklung bersama 10.000 mahasiswa, Unpad juga mendatangkan peraih nobel perdamaian 2006 M. Yunus untuk memberikan kuliah umum, Rabu (8/8). Sementara, puncak acara dies natalis Unpad digelar 11 September mendatang dengan mendatangkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang akan memberikan orasi ilmiah. (A-157)*** Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|