|
 |
| |
| Sunday, 05 February 2012 |
Mail to AWI: service@angklung-web-institute.com |
|
|
Who's Online |
|
Ada 215 Tamu Online |
|
AWI Members |
 | 1717 terdaftar |
 | 0 hari ini |  | 0 minggu ini |  | 137 bulan ini |  | Terbaru: abudsingkong | |
|
AWI WebStat |
Anggota: 1719
Berita: 710
WebLinks: 7
|
|
|
|
|
INDIKATOR - POTENSI KERAJINAN BAMBU DI JAWA BARAT (Kompas, 28 Juli 2007) |
|
|
|
Ditulis Oleh: Administrator AWI
|
|
Saturday, 28 July 2007 |
 Kerajinan bambu merupakan salah satu komoditas kerajinan unggulan di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar tahun 2006, kerajinan ini diusahakan di sedikitnya 100 sentra yang tersebar di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan Cianjur.
Sentra terbesar kerajinan bambu berada di Kabupaten Tasikmalaya. Di kabupaten ini terdapat 34 sentra dengan sedikitnya 1.567 unit usaha yang tersebar di Kecamatan Leuwisari, Salawu, dan Singaparna. Setiap tahun, produksi kerajinan bambu dari kabupaten ini mencapai 6,96 juta unit senilai Rp 26,94 miliar.
Potensi kerajinan bambu juga menonjol di Kabupaten Garut, yakni dengan 18 sentra. Dari 2.994 unit usaha kerajinan bambu di kabupaten ini, lebih dari separuhnya terdapat di Kecamatan Selaawi, terutama di Desa Purwajawa, Samida, dan Selaawi.
Berkembangnya kerajinan bambu di dua kabupaten itu didukung oleh 27.200 tenga kerja dan ketersediaan bahan baku. Di Tasikmalaya, mislanya, luas hutan bambu mencapai 7.464 hektar dengan produksi sekitar 1,5 juta batang per tahun. Produksinya mampu memenuhi kebutuhan industri bambu yang mencapai 1,3 juta batang per tahun. Keterangan
| Tasikmalaya
| Garut
| | Sentra (sentra) | 34 | 18 | | Unit Usaha (unit) | 1.567 | 2.994 | | Tenaga Kerja (Orang) | 15.736 | 11.469 | | Investasi (miliar rupiah) | 4,02 | 1,17 | | Nilai Produksi (miliar rupiah) | 26,94 | 59,02 | | Kapasitas Produksi (buah) | 6.960.710 | 8.161.932 | | Kebutuhan bahan (batang/tahun) | 1.227.946 | |
Dengan kondisi itu, usaha kerajinan bambu berpotensi dikembangkan, terutama untuk pasar ekspor. Saat ini, sekitar 80 prosen ini masih dipasarkan di dalam negeri. (NDW/LITBANG KOMPAS).
Sumber: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar 2006 AGOENG
Hanya pengguna yang terdaftar yang boleh menulis komentar. Silahkan login atau daftar. Powered by AkoComment 2.0! |
|
|
|
|
|
| AWI: Angklung Web Institute © 2007
center of knowledge and competence of angklung
service@angklung-web-institute.com
|
|
|