Angklung yang baru jadi biasanya tidak stabil setemannya, karena kadar
airnya masih berubah-ubah, sehingga biasanya pembuat angklung
memberikan garansi setem sampai satu tahun. Berdasarkan pengalaman
angklung baru memberikan bunyi yang bagus dan stabil setelah dua tahun
pembuatan, dan dapat bertahan sampai sepuluh tahun pembuatan. Saat ini
sedang dipelajari cara mempercepat proses pengeringan bambu seperti
penggunaan oven.
Angklung yang usianya sudah tua akan kering dan terdengar lebih keras
dan cenderung kasar karena suara bambunya terdengar. Untuk memperlunak
suara, dapat tabung nada angklung bagian dalam dapat disemprot dengan
sedikit air. Sebenarnya angklung yang tua akan lebih dapat memberikan
bunyi yang lebih baik jika terawat baik (misal tidak termakan rayap).
Comments
salut ! Written by satrio on 2007-11-18 19:23:34artikelnya berbobot,saya sbg seorang yang mulai mencintai angklung merasa sangat bangga dengan adanya situs ini...... hidup angklung
org sumut Written by Guest on 2005-11-17 04:00:55 senang kali bah bisa baca situs ini kalo bisa yang lebih lengkap lagi mungkin lebih bagus
Only AWI Member can write comments. Please login or register.